Thursday, Nov 20 2008
Supernatural diulang lagi di TV!![]()
Gw seneng banget, coz ini adalah serial TV yang menurut gw keren dari segala sisi. Baik dari segi storyline, maupun aktingnya si Jensen Ackles dan Jared Padalecki.
Gw jadi inget masa-masa liburan SMA, dimana gw lagi ketagihan nonton DVD complete 1st Season dan 2nd Season-nya.
Di blog gw yang dulu (http://soryucca.blog.friendster.com), gw sempet cerita panjang lebar tentang Supernatural dan sekarang, gw mau nyeritain lagi awal-awal gw bisa suka ama serial TV yang satu ini..
Back to January 2nd 2008, Wednesday
Baru empat hari ini gw terserang virus mematikan.
Bukan campak, rabies, atau pun influenza yang semakin marak di musim penghujan akhir-akhir ini..tapi satu virus yang semakin menyiksa gw di kala para malaikat membujuk gw melakukan hal positif (baca: belajar buat final exam).
Gw udah positif mengidap virus ini, saat menunggu pembagian rapot, dan saat-saat gw pusing mikirin hasil final exam. Yup, sebutlah virus ini… “Supernatural Virus“.![]()


Virus ini menyebar lewat temen-temen gw di sekolah. Tepatnya, setelah salah satu stasiun TV swasta menayangkan serial TV mengagumkan ini. Gak tau kenapa, tiap pagi, gak ada topik yang bisa diomongin selain Supernatural, Supernatural, dan Supernatural.
Gw cuma bisa cengo dengernya. Yah, gw mank gak suka nonton TV. Soalnya, gak da yang asik di TV. Percuma deh nonton TV kalo yang ditayangin ngajarin hal-hal gak bener kayak maen kambing hitam, praktek Politik Adu Domba, siksaan seorang anak tiri (baca:sinetron). Waduh gue takut bakalan jadi domba en anak tiri beneran. Jadi mendingan gw gak nonton TV. Lagipula nonton Tv bikin hidup gw berantakan, mau belajar susah, pasti keganggu ama acara TV yang lagi tayang. Mending TV gw gak usah pake antena deh.
Yah, begitu ada Supernatural( disingkat Sp aja yah ). Gw jadi amat sayang ama TV. Pertama kali gw nonton Sp pas tentang vampir” gitu, tapi gw gak begitu ngeh..jadi aja gw matiin TV-nya en go to bed.
Baru pas kakak gw—-yang kebetulan juga ngidam SP--pulang kampung ke rumah, akhirnya gw ikutan nonton…
And..oh shit…
Gw jadi suka banget ma SP..
Untung temen gw di sekolah ada yang suka banget ama SP en dia punya DVD lengkap Season 1 dan 2-nya, jadilah selama liburan semester ini gw abisin waktu luang gw buat nonton DVD complete season-nya, ampe begadang dari pagi dan ampe mata gue item pekat..![]()
Banyak yang gw pelajarin dari serial ini. It’s more than just…” saving people, hunting things and family business “ aja, tapi juga kasih sayang antar keluarga. Pesan moral serupa juga gw dapet waktu lagi kesengsem ama Prison Break, tentang pejuangan sang adik menyelamatkan kakaknya yang masuk penjara, tapi dia sebenernya gak bersalah. Gw suka banget film-film model gini. Gak kayak film yang cuma cinta-cintaan doank dan drama gak beres gitu..
Contoh lainnya “ Gundam Seed “ ( ini sih anime ), tentang perang, perdamaian dan persahabatan. .
Kadang film-film ini bikin gw lebih termotivasi, kayak ada semacam spirit tersendiri dalam tubuh kita..
Itulah flashback saat gw pertama kali mengenal SP. Now, back to SP. Dari DVD 2nd Season-nya ada beberapa episode pilihan gw yang bakalan gw review berdasarkan kategorinya (inget ya, cuma beberapa doank..)
Here goes…![]()

In My Time of Dying (eps. 23)
Episode ini tentang Dean yang mengalami koma, Dean mencari cara untuk bisa lepas dari reaper yang menghantuinya. Sementara ia mencoba untuk bicara dengan Sam dan ayahnya, John. Tapi tetep aja mereka ga bisa liat, bahkan mendengar Dean yang berkeliaran di dekat mereka. Sam dan John tetep aja selalu bertengkar, sampe Sam menyadari ‘keberadaan’ Dean di deketnya. Sang ayah memanggil yellow eyes demon untuk membuat perjanjian dengan menukar nyawanya dengan nyawa Dean, sehingga yang meninggal adalah John, dengan senjata Samuel Colt berada di tangan yellow eyes demon.
Fun Fact : Saat Sam tau Dean berada di dekatnya, akhirnya Sam membawa papan Oija (semacam jelangkung gitu, permainan untuk memanggil arwah) dan mencoba berbincang-bincang dengan Dean di kamar pasien. It’s funny, you know..
Everybody Loves A Clown (eps. 24)
Yang ini lumayan serem, demon yang ada di episode ini berkamuflase mengenakan kostum badut sirkus. Agak bikin parno di awal, di mana seorang anak kecil selalu melihat sang badut ‘mistis’ melambaikan tangan di tengah kegelapan. Sayangnya, kenyataan di balik demon badut ini kurang ‘menggigit’, kayaknya gak sebanding dengan kemunculan demon di awal episode yang cukup bikin merinding.
Fun Fact : Ternyata Sam takut badut! Dean berkali-kali ngerjain adiknya yang ternyata takut badut..
Spooky Fact : Penampakan si badut di awal episode yang cukup menyeramkan.
No Exit (eps. 28)
Salah satu episode favorit gw, Dean, Sam dan Jo, anak dari Ellen—-sahabat John—-menyelidiki kejadian aneh di sebuah apartemen kuno yang ternyata bekas bangunan penjara. Untuk menyelidiki sang demon, mereka harus memasuki saluran air dan menemukan Chamber (koridor) tersembunyi di ruang bawah tanah. Emang bener-bener “no exit” deh..
Croatoan (eps. 31)
Sebuah kota misterius yang penduduknya mengidap penyakit menular. Virus tersebut ditularkan dengan cara menyentuhkan darah sang pengidap ke darah korban. Penyakit ini kayak Zombie (jadi inget Resident Evil) yang bakalan kumat dan menerjang orang-orang sebagai korban. Dean dan Sam mencoba memecahkan misteri ini, meski Sam sempat ditularkan oleh salah satu penduduk, darah Winchester membuatnya kebal terhadap penyakit itu.
Spooky Fact : Bayangin aja ada di sebuah kota yang penduduknya pergi dan hanya bersisa penduduk yang berpenyakit aneh..
Playthings (eps. 33)
Again, episode yang cukup menyeramkan. Sam dan Dean beristirahat di sebuah penginapan yang bangunannya kuno. Ternyata di penginapan tersebut, sang pemilik dan anaknya menyimpan koleksi boneka kuno. Boneka tersebut membuat berbagai kejadian aneh, namun setelah diselidiki, ternyata bukan boneka itu penyebabnya…
Spooky Fact : Semua yang ada di episode ini memang menyeramkan, mulai dari bangunan penginapan yang kuno, boneka-boneka yang ada, dan berbagai tanda-tanda hoodoo di penginapan tersebut.
Nightshifter (eps. 34)
Yang ini cukup bikin tegang dan membingungkan. Dean dan Sam berhadapan dengan demon yang bisa berubah bentuk. Kali ini sang demon melakukan pencurian di sebuah toko. Satu hal yang menunjukan ciri-ciri demon tersebut adalah dengan melihat kilatan di matanya saat tertangkap kamera pengawas. Dean dan Sam mendapati keberadaan sang demon di sebuah bank yang sedang dibajak oleh si pencuri toko tersebut. Sulitnya, demon itu berganti kulit secepat mungkin, membuat Dean dan Sam kebingungan untuk menerka kamuflase sang demon.
Born Under A Bad Sign (eps. 36)
Sam mendapati tubuhnya berlumuran darah, anehnya Sam tidak ingat apa pun. Satu hal yang diyakininya, darah yang ada di tubuhnya adalah darah orang lain, dan diduga Sam telah membunuh seseorang. Dean mencoba menyelidiki hal ini dengan mengunjungi tempat-tempat yang samar-samar diingat Sam. Akhirnya terkuaklah fakta bahwa Sam telah membunuh seorang demon hunter. Selidik punya selidik, ternyata Sam mengalami possesed atau kerasukan. Dean mengejar Sam gadungan tersebut sampai ke tempat Bobby—-sahabat John. O ya, episode ini juga melibatkan Jo.
Tall Tales (eps. 37)
Dean dan Sam mengalami suatu kejadian yang melibatkan keduanya. Anehnya, mereka mengalami hal yang berbeda satu sama lain. Padahal mereka ada di tempat yang sama dan waktu yang sama pula. Hal ini membuat Winchester brothers kembali ribut. Bobby--yang saat itu ada di tempat--mencoba memecahkan masalah ini dengan kepala dingin. Ternyata selama ini mereka terjebak oleh ulah Loki, sang titisan dewa yang juga disebut Trickster.
Fun Fact : Kejadian yang dialami Sam dan Dean sangat tidak masuk akal. Lucu aja liat mereka berdua kebingungan dan akhirnya malah jadi ribut.
Holywood Babylon (eps 40)
Dean dan Sam berkunjung ke tempat syuting film-film Holywood. Ternyata di lokasi syuting banyak kejadian aneh. Akhirnya mereka berdua terlibat dalam kru pembuatan film, dan memang mendapati banyak tanda-tanda spirit di sana.
Fun Fact : Di episode ini disinggung salah satu film keluaran Warner Bross yang berjudul “Hell Hazers II: The Reckoning”. Lucunya, Dean berkenalan dengan Tara Bencheley, aktris Holywood di film tersebut. Selain itu, yang bikin episode ini lucu, untuk menumpas iblis yang datang Sam hanya bisa mendeteksinya lewat kamera handphone, dan lewat kamera tersebut, Dean tahu keberadaan si iblis dan menembaknya. Cara menumpas iblis ini ternyata juga dipake oleh sang produser untuk ide cerita Hell Hazers. Must-watch this episode, bener-bener kocak..
Folsom Prison Blues (eps. 41)
Dean, lagi-lagi berurusan dengan penjara. Setelah menyelidiki salah satu penjara yang banyak kejadian aneh, Dean dan Sam akhirnya menarik rencana untuk sengaja ditangkap polisi dan dijebloskan ke penjara. Di sini Dean mencoba menarik perhatian para penjaga untuk bisa masuk ke sel yang berhantu.
Fun Fact : Cara Dean menarik perhatian penjaga kocak abiz…berkali-kali dipukul dan bikin ribut di lokasi penjara. Akhirnya sih Dean dan Sam bisa kabur karena dibantu si penjaga penjara (yang emang sahabat John juga dan mendukung perburuan mereka di dalem penjara).
That’s all review dari gw. Bukan berarti episode yang gak gw review tu gak enak loh. Kayaknya must-watch juga episode yang laen. Cuma, beberapa episode yang gw review ini gak bakalan bosen buat ditonton ulang, malah jadi ketagihan..hehe. Buat yang Season 1 gw gak sempet bikin review-nya. Mungkin lain kali gw bikin, coz menurut gw Season 1 punya banyak elemen yang unggul dibandingkan Season 2, terutama dari segi storyline yang lebih orisinil. Untuk Season 1-nya kebetulan diulang lagi tuh di TV..better watch it ! ![]()
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)










3 komentar:
wahhhh.. dulu aku suka bgt ntu ma yg namanya supernaturall..
sk jo gakk?? xD
Uuh.. gue juga kena virusnya.. sampe suka pusing en mimisan... apalagi kalo keinget Dean.. Ala Mak...!!
Ugh...sekarang malah menghilang dari tivi tuh Supernatural...
FYI, Supernatural sekarang udah nyampe season 4..
Poskan Komentar