January 11 2010
Musim UAS telah dimulai, saatnya berkutat dengan text book, handout materi, dan segala sesuatu yang menyangkut ujian. Semoga semester ini nilai gw bisa naik dan memuaskan. Amin.
Btw, rasanya semangat gw agak menurun, or mungkin lebih tepatnya semuanya menurun, idealisme yang selama ini gw bangun perlahan-lahan luntur, gw gak tahu kenapa. Actually, now I’m talking about my favourite sport, Taekwondo. Seiring dengan berjalannya waktu, mulai timbul banyak pertanyaan di benak gw, secara kritis, gw selalu bertanya-tanya, “kenapa gw bisa ada di sini? Kenapa gw masih bertahan mempertahankan sesuatu yang jelas-jelas gak pernah membuat gw nyaman? Kenapa gw tetap berdiri? Padahal apa yang gw inginkan gak pernah gw dapet. Jadi sebenarnya apa yang gw cari, dan apa yang sebenarnya gw pengen?” Gw gak ngerti, awal-awal gw semangat membangun semuanya, menyusun puzzle penuh tanda tanya yang selalu gw tunggu jawabannya, begitu mudahnya gw teriak “ Gw pengen jadi atlet! Soalnya itu cita-cita gw sejak kecil” tanpa tahu apa yang harus gw lakukan untuk menggapai cita-cita itu, gw cuma bisa nyari alasan kenapa cita-cita itu belum juga tercapai, atau mungkin lebih tepatnya, takdir gw belum mengizinkan untuk mencapainya, atau Allah menunjukkan pertanda bahwa itu belum waktunya, argh…rasanya gw terus-terusan terjebak dalam suatu siklus mental-blocked yang---entah kenapa---sampe saat ini gw sendiri belum bisa keluar dari sana.
So? Mungkin temen-temen di dojang mempertanyakan kemana kepergian gw selama ini, itu pun kalo mereka peduli, dan gw rasa keberadaan gw gak berarti apa-apa di sana. Gw cuma seorang anggota UKM yang dianggap plin-plan (sebutan yang paling gw benci, dan herannya mereka ngerasa gak bersalah ngomong gitu, karena gw punya alasan sendiri kenapa gw berubah pikiran). Mungkin gw terlalu ruwet dengan apa yang mereka bilang, tapi sorry guys I have my own decision, people change, dan semoga perubahan itu menjadi lebih baik.
Gw tetep cinta sesuatu yang selalu menjadi penopang semangat gw itu, tapi untuk saat ini gw cuma fokus pada apa yang gw mau…
December 31 2009
Happy New Year! Ternyata tahun 2009 udah berakhir gitu aja, bener-bener gak terasa. Masih banyak resolusi di tahun 2009 yang belum kesampean, kalopun ada yang kesampean, itu pun rasanya gw masih kurang puas akan hasil yang dicapai. Maklumlah, sebagai manusia emang selalu ngerasa ada yang kurang, tapi bukannya emang harus gitu yah? Hehe..kalo kita cepet ngerasa puas, yang ada pastinya kita jadi sombong dan besar kepala. I hope 2010 will bring me luck, fortune, and the best thing for what I’ll done for everyone.
Gw pengen mengingat hal-hal penting yang terjadi sepanjang tahun 2009. Yang gw tulis di bawah ini adalah kejadian atau hal-hal yang berpengaruh besar buat gw, sebagai pelajaran untuk dikenang, sekaligus sebagai hal yang membangkitkan motivasi gw untuk bisa melakukan yang lebih baik lagi di kemudian hari.
Basic Taekwondo Training (24-25 Januari 2009). Pertama kalinya gw dapet sabuk warna (kuning strip), plus dikerjain ama senior2 UKM Taekwondo UPI. Kocak bangetlah pokoknya.
Kejurda UPI Challenge 2009 (13-15 Maret 2009). Pertama kalinya gw jadi panitia kejuaraan Taekwondo.
Kejurcab Taekwondo Kota Bandung (21 Maret 2009). Dengan persiapan seadanya dan TC yang dadakan (cuma 2 minggu), seenggaknya UPI bisa nurunin 4 atlet. Meski gw kalah pas penyisihan, tapi gw dapet pelajaran banyak.
Simulasi PORDA JABAR XI Cabor Taekwondo (9-10 Mei 2009). Disini gw ngebantuin senior gw, A Roni buat meneliti probabilitas tendangan kearah kepala dan kaki. Penelitian ini buat skripsinya A Roni. Dua hari penuh gw mengamati pertandingan tiap partai di salah satu lapangan. Skripsi ini berhasil membuat senior gw itu lulus dengan predikat cum laude Sarjana Pendidikan Kepelatihan Olahraga.
Presentasi Pengantar Bisnis (22 Mei 2009). Sebenernya gak ada yang spesial, cuma presentasi materi biasa kok, tapi gw berhasil buat kelompok gw meraih nilai A dengan gw sebagai pematerinya. Rasanya bangga, soalnya saat itu gw lagi galau dan sedih karena suatu masalah pribadi. Hehe..
Praktikum Bahasa Inggris di Blitz Megaplex PVJ (9 Juni 2009). Praktikumnya di Blitz PVJ? Yupz..hehe, gw nonton “Night At the Museum 2” bareng temen2 Manajemen angkatan 2008, gratis. Tapi setelah itu tetep aja gw harus bikin laporannya.
Bulan Ramadhan 1430H. Bulan Ramadhan selalu paling berkesan buat gw. Bisa ketemu ama temen2 lama gw, ngumpul ama keluarga, sekaligus bisa lebih dekat dengan Allah SWT.
Kejurnas Mahasiswa Taekwondo Ganesha Cup (25-27 Oktober 2009). UKM Taekwondo UPI meraih juara umum 2! Sayang, gw gak ikut berpartisipasi di kejuaraan yang satu ini.
MICRO 2009 (31 Oktober-1 November 2009). Gw ambil bagian di acara ospek jurusannya anak2 Manajemen UPI. Yang menantang, gw jadi Komdis (Komisi Disiplin). Gak tau deh hasilnya memuaskan gak, kata gw sih kurang galak buat jadi komdis, tapi seenggaknya gw udah berusaha maksimal.
Study Tour Manajemen UPI angkatan 2008 (7-9 Desember 2009). Manajemen UPI goes to Jogja!
Babak Kualifikasi PORDA JABAR XI (11-13 Desember 2009). Again, gw jadi panitia. Hmm…I wonder when will I become the athlete?
My birthday (17 Desember 2009). Dapet surprise party dari kakak ipar, kakak en sepupu gw. Thank you so much, tart-nya yummy banget! Hehe..
Avatar 3D on XXI Ciwalk (24 Desember 2009). CG 3D-nya yahud ditonton! Serasa berada di planet Pandora. The best movie I’ve ever seen (after Star Wars Saga tentunya, hehe).
Semoga di tahun 2010 gw bisa ikut berpartisipasi dalam event dan membuat suatu perubahan besar yang lebih baik lagi dari tahun 2009. Amin. Ayo semangat buat kedepannya, Happy new year !
Dec 14 2009
Wew, akhirnya hari-hari sibuk itu berakhir juga. Dari mulai Mumas UKM Taekwondo UPI, Study Tour ke Jogja, trus kepanitiaan BK PORDA. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Sayangnya, gw kena efek samping leleus dan tunduh luar biasa, plus sakit flu dan pilek gara-gara kecapean. Tapi gak apa-apa, gw ngerasa puas bisa menyelesaikan semua kegiatan gw dengan lancar.
Well, sebenernya nambah 1 efek lagi setelah jadi announcer BK PORDA kemaren, yaitu... seperti biasa kepala gw dipenuhi taekwondo, taekwondo, dan taekwondo. Semaleman yang ada di pikiran gw adalah sekumpulan partai-partai pertandingan yang gw amati selama 3 hari penuh dan itu sangat membuat gw lupa segalanya. Semoga Allah ngasih gw kesempatan untuk mewujudkan cita-cita gw. Amin.
October 29 2009, Thursday
Tanggal 25, 26, 27 Oktober. Kejuaraan Nasional Antar Mahasiswa Ganesha Cup di GSG ITB. Event besar yang dinanti-nanti almamater gw, dengan persiapan yang seadanya, UPI berhasil meraih juara umum 2.
Prestasi yang cukup membanggakan.
Sayang, gw gak ikut memperkuat tim UPI. Gw cuma bisa berdiri di samping lapangan, mengamati teknik dan taktik permainan temen-temen tim UPI, menyemangati mereka, menganalisa kapan timing yang tepat untuk menyerang dan bertahan. Cuma itu yang gw lakuin, selama 3 hari, dari pagi sampe malem.
Ada sedikit rasa penyesalan, kenapa gw gak ambil kesempatan untuk turun? gw kesel, tapi apa gunanya gw kesel? mungkin ada sesuatu yang bisa diambil hikmahnya dari semua yang terjadi. Saat gw mengamati jalannya pertandingan di kelas Under 49 (kelas yang harusnya gw ikut turun), gw mengamati seseorang.
Dia agresif.
Cerdas.
Cepat.
Tangkas.
Satu kata lagi, dia HEBAT.
Gw belum pernah ngobrol dengan dia secara langsung, tapi gw kenal dia, lewat FB. Gw pikir dia gak akan tahu kalo selama ini yang pernah ngajak dia ngobrol di FB itu gw, yang berdiri di samping lapangan, mengamati dia bertanding dari partai awal sampe final. Jadi, gw cuma bisa ngeliat dia, tanpa berkata apa-apa. Sesaat, sebelum dia memasuki lapangan, dia ngeliat gw, dan dia senyum. Rupanya dia tahu gw, gw kaget. Gw gak akan pernah ngelupain senyum itu, gw terus ngasih dia support selama gw nonton pertandingannya, detik-detik awal dia hampir kalah, tapi dia bisa membaca irama permainan lawannya, hingga berhasil memenangkan pertandingan..
Sesaat setelah dia tersenyum, gak sadar air mata gw menetes, sial....apa maksudnya semua ini? Hati gw mulai berbicara, hati gw mulai memberontak. Gw masih punya impian yang terpendam, yang belum kesampean, dan gw akan terus mengejar impian itu...
Gw sadar saat itu, gw cuma jadi seseorang yang berdiri di samping lapangan, dan menangis dibalik pembatas lapangan...
tapi untuk berikutnya, gw yang ada di atas lapangan itu...
Gw yakin...









